Pengajian Rutin Mingguan PJ. Persis Cisalak Peuntas Tanggal 30-09-2025



Pengajian Rutin Mingguan PJ. Persis Cisalak Peuntas dilaksanakan setiap malam Rabu, pada tanggal 30-09-2025 sekarang dengan Mubaligh Ketua PC Persis Cibatu Al Ust. Dadang Nasrullah, M.Pd. 


Pengajian Rutin Malam Rabu PJ. Persis Cisalak Peuntas

30 September 2025

Pada malam Rabu, tanggal 30 September 2025, kegiatan pengajian rutin yang diselenggarakan oleh Pengurus Jama'ah Persatuan Islam (PJ. Persis) Cisalak Peuntas kembali dilaksanakan dengan penuh antusiasme. Kegiatan ini selalu menjadi wadah untuk memperdalam ilmu agama dan meningkatkan kualitas ibadah para jamaah di wilayah tersebut.

Acara pengajian diisi oleh mubaligh, Ketua PC. Persis Cibatu, Al-Ustadz Dadang Nasruloh, M.Pd. Dalam kesempatan kali ini, beliau menyampaikan kajian dengan tema yang sangat mendalam: “Berdialog dengan Allah SWT dalam Shalat pada Surat Al-Fatihah.” Pembahasan pada Hadits dari Abu Hurairah r.a. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim):

Rasulullah SAW bersabda:

"Apabila seorang hamba mengucapkan 'Bismillahirrahmanirrahim' dalam shalatnya, Allah berkata, 'Hamba-Ku telah menyebut nama-Ku.' Kemudian, apabila dia mengucapkan 'Alhamdulillahi rabbil 'alamin', Allah menjawab, 'Hamba-Ku memuji-Ku.' Jika ia mengucapkan 'Ar-Rahmanir-Rahim', Allah berkata, 'Hamba-Ku mengagungkan-Ku.' Kemudian, jika ia mengucapkan 'Maliki yaumid-din', Allah menjawab, 'Hamba-Ku mengaku bahwa Aku adalah Raja pada hari pembalasan.' Apabila ia mengucapkan 'Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in', Allah berfirman, 'Ini adalah untuk-Ku, dan hamba-Ku akan memperoleh apa yang diminta.' Jika ia mengucapkan 'Ihdinas-siratal-mustaqim', Allah berkata, 'Ini adalah untuk hamba-Ku, dan hamba-Ku akan memperoleh apa yang diminta.'" (HR. Muslim)

Ringkasan Materi Kajian:

1.      Al-Fatihah sebagai Dialog Dua Arah antara Allah dan Hamba
Ustadz Dadang menjelaskan bahwa setiap kali kita membaca Surah Al-Fatihah dalam shalat, sesungguhnya itu adalah momen penting untuk berkomunikasi langsung dengan Allah. Al-Fatihah bukan hanya sekadar bacaan, namun merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk berinteraksi dengan Sang Pencipta, mengungkapkan kebutuhan, dan memohon petunjuk-Nya.

2.      Shalat: Lebih dari Sekadar Bacaan, Tapi Munajat kepada Allah
Beliau menekankan bahwa shalat bukanlah hanya sekadar rangkaian bacaan dan gerakan tubuh, melainkan sebuah munajat (bisikan hati) yang intim antara seorang hamba dengan Allah. Setiap kata yang diucapkan dalam shalat seharusnya disertai dengan penghayatan yang dalam, karena itu adalah momen berharga untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

3.      Setiap Ayat yang Dibaca Mendapat Jawaban Langsung dari Allah
Dalam kajian ini, Al-Ustadz Dadang menyampaikan bahwa setiap doa dan permohonan yang disampaikan dalam Al-Fatihah mendapatkan respon langsung dari Allah. Setiap ayat dalam surah ini mengandung jawaban yang sangat relevan bagi kehidupan umat Muslim, baik dalam konteks masalah duniawi maupun ukhrawi.

4.      Puncak Doa Manusia: Memohon Hidayah Menuju Jalan Lurus
Puncak dari doa dalam Al-Fatihah adalah permohonan agar Allah memberikan petunjuk (hidayah) kepada jalan yang lurus, yaitu jalan yang sesuai dengan syariat-Nya, jalan yang membawa kebahagiaan dunia dan akhirat. Ustadz Dadang mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan doa ini sebagai inti dari kehidupan spiritual kita, untuk terus berusaha berada di jalur yang benar dan diridhai Allah.

Kegiatan pengajian malam Rabu ini berlangsung dengan penuh khidmat, dihadiri oleh para jamaah yang sangat antusias dalam mengikuti kajian. Semoga ilmu yang didapatkan pada malam ini dapat memberikan manfaat yang besar dalam memperbaiki kualitas ibadah dan kehidupan sehari-hari kita sebagai umat Islam.

Penutup:
Pengajian rutin ini diharapkan dapat terus menjadi kegiatan yang bermanfaat untuk memperdalam pemahaman agama, mempererat tali silaturahmi antar warga, dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. Semoga keberkahan senantiasa menyertai setiap langkah kita dalam menuntut ilmu dan beribadah.

Disusun oleh: Alfaqir Abu Zakwan  PJ. Persis Cisalak Peuntas


2 comments: